Menyedihkan-kah saya?
August 19th, 2007 by iluphjesus
Saat saya melihat pengemis tua
Di persimpangan jalan sepi
Saya bertanya pada langit
Yang tak akan pernah menjawab pertanyaan saya
“Bodoh sekali pengemis itu!
Mengapa tidak pergi ke persimpangan yang satu lagi?
Disini sedikit sekali orang berkumpul!”
Angkuh saya mengatakan tak kan dapat
Pengemis itu mendapatkan satu persen uang
Untuk dibenamkannya lewat kedua tangan
Saya menyedihkan berlutut pada tanah
Berbalut Koran bekas kritik untuk pejabat
Kaki pada pundak
Tangan pada kebenaran sepihak
Sedangkan mata pada pengemis tua